Berat memang bagi yang tidak biasa puasa.
Untuk itu perlu pembiasaan sejak anak-anak. Demikian juga kami, kami sudah mulai membiasakan anak-anak kami berpuasa.
Ramadhan kali ini Shofi, putri kami yang berumur 7 tahun, berniat untuk berpuasa sehari penuh. Ramadhan tahun lalu dia berpuasa setengah hari.
Hari pertama puasa merupakan hari yang terlelah baginya. Apalagi lingkungan kami mayoritas non muslim. Kami tinggal di kota Denpasar, Bali, dimana mayoritas penduduknya beragama Hindu.
Jam 6 WITA, kami sekeluarga sudah siap didepan televisi menonton acara ceramah Ramadhan. Sedang asiknya menonton, tiba-tiba Shofi bertanya : "Ayah, buka puasanya jam berapa ?" tanyanya dengan muka memelas.
"Itu lihat di jadwalnya...ditempel di kaca", jawabku seraya menunujuk jadwal imsakiyah yang ditempel di kaca. Shofi pun melangkah menuju kaca. Dengan seksama dia perhatikan jadwalnya.
Hampir 5 menit dia masih di depan jadwal. Kemudian berbalik ke arahku dan berkata perlahan :
"Ayah, kok ngga ada tulisan bukanya ?"
"Cari Maghrib !!!" sepontan kami berteriak seraya tertawa terbahak. Shofi pun tersipu malu dan kembali ke arah kaca.
Ada-ada aja.
selamat berpuasa mas,, ya maklum begitulah anak-anak saat didik puasa.. :D
BalasHapus